Thursday, December 22, 2011

27 Hari di Pulau Lombok


akhirnya...
Setelah sekian lama ngga update blog ini, akhirnya ada sedikit bahan cerita di blog ini.

19 November kemaren untuk pertama kalinya menginjakan kaki di pulau Mutiara, tidak pernah terbayang sebelumnya bisa sampai 27 hari di Lombok apalagi ditemani istri & anak tercinta, bersyukur di kerjaan yang sekarang banyak kesempatan buat traveling ke luar kota dan pulau-pulau wisata seperti Bali & Lombok.


2 hari pertama di daerah Lombok selatan, tepatnya di Kuta, nginap di Tastura Hotel dengan misi utama survey kegiatan kantor, kebetulan di percaya oleh pihak kantor untuk jadi delegasi melakukan survey pra kegiatan kantor bareng sama travel agen selaku penyelenggara. Kepercayaan dengan beban tanggungjawab yang besar, satu sudut pandang mesti bisa mewakili puluhan pasang mata, untuk meyakinkan segala sesuatu akan berjalan dengan lancar dan Tastura hotel merupakan salah satu tempat penginapan selain di Gili Nanggu nantinya.

Titik-titik surveinya diantaranya Tanjung Aan, Gili Nanggu, Batu Bolong, rumah makan special ayam taliwang Dua Em, merupakan makanan khas Lombok dan malemnya berakhir di warung Manega, restoran special sea food yang terkenal di Senggigi-Mataram.
Setelah memenuhi tanggungjawab pertama untuk keperluan survei pra-kegiatan, akhirnya bersiap untuk menjalani tanggung jawab utama sebagai seorang GA (geographic analyst) bersama 9 anggota team yang lain. Ditengah kesibukan pekerjaan, liburan dan bercengkrama bareng bunda n raisha sesekali hobi fotografipun terlampiaskan hanya sekedar motret suasana pagi hari di pantai di belakang hotel Jayakarta tempat kita menginap, foto-foto kuliner dan beberapa foto-foto landscape yang menunjukan indahnya pesona pulau Lombok.
berikut adalah diantaranya, semoga layak dinikmati..
Senyum manis dua sayang'nya ayah...sayang besar & sayang kecil...


Raisha ngga sabar pingin di titah di pantai..

Dua cantik'nya ayah, berhias bunga kamboja yang identik dengan Bali & Lombok (Indonesia Timur)

Raisha & Bunda, jalan pagi-pagi nyusuri pasir di pantai belakang hotel Jayakarta


akhirnya dengan penuh perjuangan, "sang kepiting" berhasil diangkat ke  tepi pantai, Raisha pun untuk pertama kalinya melihat kepiting terlihat antusias dan penasaran melihat binatang yang suka bikin lobang di pasir pantai, sering kali Raisha "iseng" menutupi lobang-lobang itu dengan kaki mungilnya, entah ide dari mana atau memang sudah mengalir darah "jail" yang turun dari ayahnya yang suka iseng...:)
Asik bermain pasir, Raisha pun seolah tidak merasakan dinginnya air, walaupun berendam setengah badan di  kolam renang anak (berpasir putih) di hotel Jayakarta, sengigi


Ketawa bahagia Raisha dan senyum manis bunda di kaki gunung Rinjani, Sembalun - Lombok


berlindung di bawah payung di tengah teriknya panas di Tanjung Aan
Bunda & Raisha di Tanjung Aan, teriknya matahari tidak menghalangi kita menikmati pasir putih  yang lembut bagai tepung, berbeda dengan pasir putih di pantai yang lain, selain itu sebagian bulir pasir putih di Tanjung Aan berbulir seperti merica

Cuaca begitu mendukung, mendung tapi cerah, matahari yang biasanya terasa panas di Tanjung Aan berubah menjadi hangat & nyaman, kita bertiga pun asik bercanda di atas hamparan batu yang biasanya tertutup air laut, kebetulan saat itu air laut lagi surut, benar benar keberuntungan bagi kita menikmati indahnya Pantai Tanjung Aan, salah satu tempat indah di Lombok bagian selatan, belum banyak di ekspos, tempanyapun masih bersih, nyaman, rekomended...!!!
yeahhhh.....!!! akhirnya bisa menikmati indahnya Lombok bertiga bareng istri & anak tercinta...insyAllah suatu saat nanti   bakal balik lagi ke "Kota Mutiara" ini..dan s'moga cuaca & tenaga mendukung buat family tracking menakluk'an Gunung Rinjani...
" Raisha....siap kan nemenin ayah menikmati indahnya danau Segara Anak di puncak Rinjani.....??? "
( bunda pasti mupeng ngga di ajak....:P)






No comments:

Post a Comment